Pertarungan Akhir Siap Bergulir di Yogyakarta
Written by Administrator   
Friday, 21 April 2017

Final 2017

Yogyakarta- Kota Gudeg akan menjadi tuan rumah babak final Proliga Bola Voli 2017. GOR kebanggaan masyarakat Kota Yogyakarta, Among Rogo, akan menjadi tempat penyelenggaraan partai final, Minggu (23/4).

Pada partai puncak ini, juara bertahan putri Jakarta Elektrik PLN akan menghadapi  Jakarta Pertamina Energi. Adapun bagian putra, Jakarta Pertamina Energi akan bertemu Palembang Bank SumselBabel.

"Kami yakin, final ini akan sangat menarik dan menghibur. Apalagi, Yogyakarta memiliki penonton yang fanatik terhadap olahraga bola voli. Setiap pertandingan selalu ramai dibanjiri penonton. Dua tahun lalu, penonton membludak," kata  Direktur Proliga Hanny S Surkatty.

Pelatih Pertamina putra, Putut Marhaento, menegaskan, timnya akan tampil habis-habisan di partai puncak. Pertamina belum pernah merasakan gelar juara sejak tampil di kompetisi yang menyediakan hadiah lebih dari Rp 1 miliar ini. “Kami akan tampil maksimal dengan segala kemampuan kami, kami butuh dukungan penonton Yogyakarta,” katanya.

Bagi publik Yogyakarta, Putut bukanlah sosok yang asing. Pasalnya, dia merupakan pelatih kenamaan publik kota pelajar ini. Putut adalah pelatih klub Yuso, dan setengah pemain Pertamina saat ini diisi para pemain Yuso. Dua tahun lalu, Putut mengantarkan tim putra PLN menjadi juara di Among Rogo. Putut berharap akan mengulang sukses kembali di Yogyakarta.

Dari klub Bank Sumsel Babel, pelatih Samsul Jais mengatakan, tim asuhannya juga akan all out saat menghadapi Pertamina. Dari empat pertandingan sebelumnya, Bank Sumsel Babel menelan tiga kekalahan.

“Pertamina tim yang sangat kuat. Namun, kami telah mempersiapkan diri tampil di final” kata pelatih asal Bandung ini.

Di bagian putri, PLN putri akan menghadapi tim tangguh lainnya, Pertamina. PLN bertekad merebut gelar juara. Jika mereka juara, maka akan menjadi rekor baru, menjadi satu-satunya tim yang meraih tiga gelar secara beruntun.

“Kami tentu saja ingin gelar juara itu. Kami berharap dapat mengalahkan mereka. PLN dan Pertamina sama-sama sudah tahu kekuatan dan kelemahan satu sama lain, siapa yang lebih kuat, dia yang akan menang,” kata asisten pelatih PLN, Abdul Muin.

Pertemuan PLN dan Pertamina di final ini merupakan ulangan partai final musim lalu di Jakarta. Pada waktu itu tim asuhan Tien Mei menjuarai Proliga 2016.

Sementara itu, pelatih Pertamina, Risco Herlambang juga tidak mau kalah. Meskipun tiga kali kalah tahun ini, timnya berharap dapat mengalahkan PLN. “Bukan berarti tim yang terseok-seok di awal, akan terseok-seok juga di partai puncak,” kata mantan libero timnas ini.

Dalam babak puncak ini pertandingan akan dimulai pukul 12.00 WIB yang akan disiarkan secara langsung oleh MNC Sport dan INews TV. Di samping itu, kedua pertandingan final ini disajikan secara langsung melalui live streaming di youtube Proliga 2017.

Pada partai puncak putra dan putri ini, akan dipilih juga pemain terbaik (MVP) masing-masing untuk putra dan putri dengan hadiah uang pembinaan masing-masing sebesar Rp 10 juta dan piala. Selain itu, akan dipilih pula pelatih terbaik untuk sektor putra dan putri dengan hadiah uang pembinaan sebesar Rp 10 juta dan piala.

Juara pertama Proliga 2017 akan menerima hadiah uang pembinaan Rp 200 juta dan kedua Rp 100 juta untuk masing-masing putra dan putri. Sedangkan juara ketiga dan keempat sudah diserahkan pada final four putaran kedua di Bandung pekan lalu.

Juara III putra diraih Jakarta BNI Taplus dan putri Jakarta PGN Popsivo Polwan. Sementara juara keempat diraih Surabaya Bhayangkara Samator (putra) dan Gresik Petrokimia (putri). Untuk juara ketiga mendapat hadiah uang pembinaan Rp 75 juta dan keempat Rp 50 juta. Pemain-pemain terbaik untuk tiap posisi juga sudah diserahkan di Bandung dengan masing-masing uang pembinaan Rp 5 juta. (*)

Sumber & Foto: PBVSI

Last Updated ( Friday, 21 April 2017 )