Proliga 2018 Diikuti Enam Putra dan Tujuh Putri
Written by Administrator   
Wednesday, 08 November 2017

JAKARTA - Kompetisi bola voli paling akbar di Indonesia, Proliga tahun 2018 akan tetap diikuti tujuh tim putri dan enam putra, serta dilangsungkan di delapan kota di Tanah Air.

Kompetisi yang memasuki tahun ke-17 ini akan dimulai di GOR Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) pada 19-21 Januari 2018 dan ditutup 15 April 2018 di GOR Among Rogo Yogyakarta.

Kota lainnya yang akan menjadi tempat pelaksaan berikutnya dengan tuan rumah Jakarta Elektrik PLN di Batam (26-28 Januari), Gresik Petrokimia di Gresik (2-4 Februari). Itu untuk putaran pertama.

Putaran kedua yang berlangsung 2-4 Maret, di Denpasar dengan tuan rumah Jakarta BNI Taplus. Di Palembang dengan tuan rumah Palembang Bank SumselBabel, 9-11 Maret. Sedangkan akhir putaran kedua dilangsungkan di Bandung 16-18 Maret dengan tuan rumah Bandung Bank BJB Pakuan.

Sedangkan putaran final dengan tuan rumah PP. PBVSI. Putaran final pertama berlangsung di Malang (30 Maret-1April), keduanya di Semarang atau Solo, 6-8 April dan final di Yogyakarta, 15 April.

Menurut Direktur Proliga, Hanny S. Surkatty, libur antara putaran satu dan dua yang seharusnya dua pekan menjadi tiga pekan. "Karena di tengah-tengah itu ada acara test event bola voli indoor Asian Games XIX putra," ujar Hanny usai memimpin rapat dengan peserta Proliga 2018, di Jakarta, Rabu (8/11).

Dikatakannya, kompetisi Proliga musim ini diperkirakan akan lebih ketat. Karena semua tim saat ini sudah mulai mengincar pemain-pemain asing. "Pemain asing tetap menjadi andalan semua tim," tambah Hanny yang juga Ketua V Bidang Pertandingan PP. PBVSI.

Seperti diketahui, setiap tim diwajibkan menggunakan minimal satu pemain asing dan maksimal dua pemain asing.

Tim peserta Proliga 2018:

Putra:

1. Jakarta Pertamina Energi
2. Palembang Bank SumselBabel
3. Jakarta BNI Taplus
4. Surabaya Bhayangkara Samator
5. Jakarta Elektrik PLN
6. Bekasi BVN

Putri:

1. Jakarta Elektrik PLN
2. Jakarta Pertamina Energi
3. Jakarta Popsivo PLN
4. Gresik Petrokimia
5. Bandung Bank BJB Pakuan
6. Jakarta BNI Taplus
7. Bekasi BVN.