Bintang Thailand Perkuat Popsivo
Written by Administrator   
Thursday, 15 November 2018

JAKARTA - Tim putri PGN Popsivo Polwan tidak mau kalah dalam pertarungan berebut juara Proliga 2019. Tim tetangga, Jakarta Pertamina Energi (JPE), telah merekrut delapan pemain baru, tiga di antaranya anggota timnas. Popsivo lebih agresif. Tim binaan Polri itu punya lima pemain veteran tim Asian Games 2018.

Mereka adalah Berllian Marsheilla, Aprilia Manganang dan Wilda Sugandi. Masih ditambah legiun lama Amalia Fajrina dan Arsela Nuari Purnama. Tenaga mereka masih ditambah seorang pemain timnas lagi. Tapi, bukan timnas Indonesia. Melainkan dari Thailand. Yakni, Pornpun Guedpard yang merupakan setter.

Tak cukup sampai di situ. Manajemen Popsivo mendatangkan asisten pelatih timnas Thailand Chamnan Dokmai. Dia turut membantu timnas Thailand merebut perak Asian Games 2018. "Manajemen sudah melakukan pendekatan kepada mereka sejak Asian Games lalu," ungkap Nita Pongky, asisten manajer PGN Popsivo Polwan, kemarin.

Tahun lalu Popsivo juga ditangani pelatih asal Thailand. Yakni, Apichat Kongsawat. Kala itu, mereka masuk final four. "Kalau dari manajemen, mintanya tahun ini minimal masuk final four lagi," kata Nita.

Itu sungguh target yang receh bagi tim bertabur bintang. Sebab, peserta Proliga kali ini hanya lima tim. Selain Popsivo dan Jakarta Pertamina Energi, ada Jakarta Elektrik PLN, Jakarta BNI 46, serta dan Bandung Bank BJB Pakuan. Apalagi, di samping Guedpard, mereka merekrut satu pemain asing lagi. Yakni, Yeliz Baza, open spiker asal Turki yang musim lalu bermain bersama Gresik Petrokimia.

Sejak pekan lalu, skuad Popsivo menjalani pemusatan latihan di Padepokan Voli Sentul. Secara teknis, Basa sudah paham dengan ritme dan gaya permainan tim di Indonesia. "Adaptasinya cepat. Hanya, dia masih butuh penyesuaian dengan setter baru dari Thailand," sebut Berllian Marsheilla, libero Popsivo.

Gaya main Dokmai diakui Sheilla -sapaan Berllian Marsheilla- memang mengharapkan bola pendek. Sedangkan Basa lebih nyaman dengan pola bola-bola panjang. Namun, karena banyak pemain timnas yang sering berlatih bersama, kerja sama tim lebih cepat terbangun.

source : jawapos.com