Latihan tanpa Pelatih Kepala
Written by Administrator   
Friday, 12 July 2019

jawapos.com, JAKARTA - Cabor voli indoor memulai pemusatan latihan nasional (pelatnas) di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, sejak Senin (8/7). Tetapi, Rendy Febrian Tamamilang dkk harus berlatih tanpa arahan pelatih kepala. Alasannya, hingga kini PP PBVSI masih bernegosiasi mendatangkan pelatih dari Korea Selatan.

Sejauh ini, skuad Merah Putih berlatih di bawah pengawasan asisten pelatih Joni Sugiyatno dan Pascal Wilmar. Padahal, target besar dipancang untuk membawa pulang emas dari SEA Games 2019. Alasan itu pula yang mendorong PP PBVSI merasa perlu untuk mendatangkan pelatih mumpuni. Sebab, tradisi emas dari voli absen selama satu dekade. Kali terakhir Indonesia meraih emas pada SEA Games 2009 Laos. Setelah itu, Thailand mendominasi.

Tim percaya diri menyongsong target tersebut. Sebab, saat ini Thailand sedang masuk masa transisi dari atlet senior ke junior. "Kenapa kok harus pelatih asing? Itu hasil analisis dari Asian Games dan SEA Games sebelumnya soal kewibawaan pelatih. Pemain-pemain bintang kita itu kurang respek terhadap pelatih lokal," ujar Ketua Badan Tim Nasional PBVSI Loudry Maspaitella. Meskipun ada nama-nama pelatih populer seperti Ibarsjah Djanu Tjahyono dan Samsul Jais, jika negosiasi dengan Korea Selatan gagal, akan dicarikan pelatih dari Tiongkok.