Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri, Dua liliput jadi raksasa
Written by marto   
Friday, 10 November 2006

DUA tim liliput, Taiwan dan Serbia-Montenegro, mencatat prestasi gemilang pada Kejuaraan Dunia Bola Voli Putri yang kini tengah berlangsung di Jepang. Keduanya merupakan tim yang sangat tidak diunggulkan. Namun, mereka membuat langkah raksasa dengan menempati juara grup pada babak penyisihan putaran pertama.

Taiwan dan Serbia-Montenegro membuat hasil sempurna, yaitu tak terkalahkan pada lima pertandingan. Taiwan dan Serbia-Montenegro melaju ke putaran kedua bersama dengan Korea Selatan, Azerbaijan, Puerto Riko, Belanda, Turki, Brasil, Rusia, Jepang, Polandia, Jerman, Cina, AS, Italia, dan Kuba.

Di Grup A, Taiwan yang kini menempati peringkat ke-23 dunia dan baru dua kali tampil pada Kejuaraan Dunia, menaklukkan tuan rumah Jepang (peringkat ke-7), Korea (8), juara Eropa Polandia (9), dan Kenya (11). Pada pertandingan terakhir putaran pertama, Taiwan mengalahkan peringkat ke-33 dunia, Kosta Rika.

"Kami mampu memenangi 5 pertandingan berturut-turut. Saya kira, sangat sulit untuk mencapai prestasi ini. Kami sudah lama meramaikan persaingan bola voli putri dunia, namun baru kali ini mencapai hasil spektakuler," ujar pelatih Taiwan, Lin Huang-hung. Lin mengatakan, timnya harus bisa mempertahankan penampilan terbaik pada putaran kedua karena lawan yang dihadapi sangat tangguh dari Grup D yaitu Italia, Kuba, Turki, dan tim kuda hitam, Serbia-Montenegro. Keempat tim ini belum pernah dihadapi Taiwan.

Serbia-Montenegro menjadi tim peserta dengan peringkat paling rendah yang melaju ke putaran kedua atau babak "16 Besar". Jika Taiwan peringkat ke-23, Serbia-Montenegro kini menempati posisi ke-30. Tim asal Balkan ini mencatat prestasi gemilang pertama dalam 28 tahun terakhir. "Pada putaran pertama, kami tampil luar biasa. Kami tampil bagus, namun harus tampil lebih bagus lagi pada putaran kedua," kata kapten Serbia-Montenegro, Vesna Citakovic.

Pada putaran pertama, Serbia-Montenegro menaklukkan juara bertahan peringkat keempat dunia, Italia, kemudian Kuba (5), Turki (15), serta dua tim peringkat ke-12, Peru dan Mesir.

Tim favorit melaju

Sementara itu, tim-tim favorit melaju yaitu Cina, Brasil, Rusia, Italia, Kuba, dan AS. Bahkan, Brasil dan Rusia, juga mencatat hasil sempurna pada putaran pertama, lima kemenangan beruntun.

"Target kami adalah lolos ke putaran kedua dengan lima kemenangan. Kami mampu mewujudkan target tersebut. Ini sesuatu yang positif," ujar pelatih Brasil, Jose Guimaraes.

Namun, Guimaraes mengatakan, timnya harus melupakan rekor pada putaran pertama ini. "Kami akan memulai putaran kedua dari nol lagi. Setidaknya kami harus memenangi tiga pertandingan untuk lolos ke semifinal. Target ini akan sulit karena kami menghadapi tim-tim bagus," kata Guimaraes.

Putaran kedua akan berlangsung 8-12 November di Nagoya (Grup E) dan Osaka (Grup F). Peringkat I-IV Grup A akan bergabung dengan peringkat I-IV Grup D di Grup E. Grup F dihuni peringkat I-IV Grup B dan peringkat I-IV Grup C.

Tim yang pada putaran pertama berada dalam satu grup, tidak akan bertemu pada babak kedua ini. Mereka hanya akan menghadapi tim dari grup lain. Contohnya, Taiwan (Grup A) tidak akan bertemu lagi dengan Jepang, Korea Selatan, dan Polandia. Taiwan hanya akan bertemu dengan empat tim dari Grup D yaitu Serbia-Montenegro, Italia, Kuba, dan Turki.

Semifinal digelar 15 November dengan menggunakan sistem silang. Juara Grup E bertemu peringkat kedua Grup F dan juara Grup F bertemu posisi kedua Grup E. Final digelar 16 November. (P-05)***

Last Updated ( Friday, 10 November 2006 )