Kejuaraan Dunia, GILIRAN TUAN RUMAH BIKIN KEJUTAN
Written by marto   
Wednesday, 15 November 2006

BOLANEWS.COM, ak mesin diesel, penampilan tuan rumah Jepang makin lama makin menawan di Kejuaraan Dunia Bola Voli, yang berlangsung di Yoyogi National Stadium, Tokyo. Rekor tak terkalahkan Serbia-Montenegro pun rontok di laga kedelapan kejuaraan yang digelar 31 Oktober-16 November ini.

Sejak hari pertama ajang kejuaraan dunia digelar, satu demi satu lawan dibantai Serbia-Montenegro. Setelah memuncaki klasemen Grup D dengan nilai sempurna, 10, di putaran kedua Grup E, Negara Balkan ini menuai hasil sempurna di dua laga pertamanya. Korsel ditundukkan 3-0, begitu juga dengan Polandia, yang turut dibantai dengan hasil sama. Jangan heran jika tim yang hanya bertengger di urutan 30 dunia itu menjadi calon favorit baru bersama Brasil dan Rusia.

Namun, di pertandingan ketiga melawan Jepang, segala prediksi meleset. Sempat unggul dua set di awal pertandingan, reputasi gemilang Vesna Citakovic dkk. sebagai tim tak terkalahkan akhirnya cacat juga. Lewat perjuangan tanpa lelah yang didukung penuh penonton, tim Sakura, yang dimotori Takahashi Miyuki, membalikkan keadaan sekaligus menggulung lawannya dalam duel dramatis 3-2.

“Kami memiliki irama permainan yang jelek di set-set awal. Namun, lambat laun kami mampu mengubahnya untuk menahan laju serangan lawan. Pada set ketiga, kami benar-benar mengharapkan setiap poin dari servis kami dan kebetulan pula penerimaan servis lawan tidak bagus sehingga membuka peluang kami untuk menang,” kata pelatih Jepang, Shoichi Yanagimoto.

“Tuan rumah memang berhak menang. Kami bagus tapi cuma hingga paruh set kedua. Setelah itu, Jepang mendominasi. Pemain saya seperti membenarkan Jepang memainkan permainannya begitu saja,” sebut pelatih Serbia-Montenegro, Zoran Terzic.

Kompak
Hal yang sama turut diamini Vesna. “Jepang mungkin grogi di awal permainan karena harapan pendukung yang hadir. Namun, ketika mereka main lepas, justru kami yang tertekan. Saya pribadi mengucapkan selamat karena mereka bermain luar biasa,” kata sang kapten tim ini.

“Ada baiknya juga kami kalah setelah menang tujuh kali berturut-turut. Paling tidak, kami bisa melihat dengan jernih kekurangan pada tim ini,” tambahnya lagi.

Bagi pemain Jepang, Kaoro Sugayama, meski kemenangan ini tak banyak berpengaruh bagi ranking, sebuah rekor telah dicatat para pemain tuan rumah.

“Kekompakan dalam tim menjadi kata kunci kemenangan hari ini. Kami tidak pernah patah semangat, meskipun kalah dalam dua set awal. Dari awal set ketiga, kami semakin kompak dan itulah alasan kami bisa menang,” katanya lagi.

Last Updated ( Wednesday, 15 November 2006 )