Jadwal Kejuaraan Asia Belum Selesai Disusun
Written by donny   
Saturday, 11 August 2007
Jumat, 10 Agustus 2007
JAKARTA (Suara Karya): Tiga minggu sebelum pertandingan pertama kejuaraan voli indoor putra bergulir, jadwal pertandingan ternyata masih belum selesai. Padahal jadwal tersebut dibuat dan dikeluarkan oleh Konfederasi Voli Asia (AVC) sebagai penanggungjawab kejuaraan yang berlangsung di Istora Gelora Bung Karno dan Indoor Tenis, Jakarta 31 Agustus hingga 9 September mendatang.

"Masih ada ketidaksinkronan dalam jadwal yang kami terima. Ada beberapa jadwal yang berbenturan," kata Thaher Ali, Ketua Bidang Pertandingan panitia kejuaraan di Jakarta, Kamis (9/8).   Sebagai penyelenggara lokal, pihaknya tidak mau mengubah jadwal tersebut karena merupakan kewenangan AVC sebagai panitia pusat kejuaraan.

Ada tiga pertandingan yang terasa ganjil, seperti pada pertandingan pada Senin 3 September. Pada pertandingan itu, pul 2 B harus bertanding di hari yang sama. Pada pertandingan pertama, pukul 18.15 WIB pul 2 B bertemu pul 3 D. Pul 2 B kembali bermain pada 20.30 WIB melawan 4 D. "Ini membingungkan," kata Ali.   

Selanjutnya, pada pertandingan Selasa (4/9), pukul 18.15, pertandingan mempertemukan pul 2 B bertemu dengan pul 3 D. Ali berpendapat, seharusnya, pertandingan pada Senin (3/9), pukul 20.30, yang bertanding bukan pul 2 B melawan 4 D, melainkan pul 3 D menghadapi 2 D.

Kemudian, pertandingan Selasa (4/9), pukul 18.15 seharusnya mempertemukan pul 2 B melawan 2 D, bukan 2 B melawan 3 D.   Sistem pertandingan yang digunakan dalam kejuaraan tersebut, adalah setengah kompetisi tanpa final. Indonesia punya keinginan menggelar grand final bagi tim yang masuk peringkat pertama hingga keempat. Namun, panitia pusat sejauh ini memutuskan tidak menggunakan final.   

"Sistem pertandingan sudah sesuai dengan rumus, tidak ada masalah. Memang sedikit tidak enak kalau tidak menggunakan babak empat besar. Pertandingan Kejuaraan Asia putri yang berlangsung di Thailand juga menggunakan sistem serupa, juga tidak ada final," kata Ali.   

Di tempat terpisah, Wakil Presiden AVC Rita Subowo mengatakan, panitia lokal harus mempertanyakan masalah jadwal tersebut ke technical delegate yang membuat jadwal tersebut. "Soal tidak ada grand final juga harus dipertanyakan. Memang, kalau ada grand final lebih ramai, tetapi bisa nambah hari karena pertandingan terakhir penyisihan dan final harus diberi jeda satu hari," kata Rita.

Untuk menambah hari, dibutuhkan dana yang tidak sedikit. Begitu pula dengan tempat pertandingan yang mungkin sudah dipesan pihak lain. Jadi panitia, masih harus bekerja ektra keras untuk menjamin kejuaraan yang diikuti 16 negara tersebut lancar dan tidak merugikan para pihak yang bertanding di dalamnya.  

Sumber.SuaraKarya Online


 

Last Updated ( Monday, 13 August 2007 )