Kazakhtan Juga Petik Kemenangan Pertama
Written by benny   
Sunday, 02 September 2007
Kapanlagi.com - Tim bola voli Kazakhtan menyusul langkah gemilang Australia memetik kemenangan pertama mereka di Kejuaraan Bola Voli Putra Asia Indoor yang digelar di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat. Tim dari negara pecahan Uni Soviet itu memetik kemenangan telak 3-0 (25-19, 25-16, 27-25) atas Kuwait, sedang Australia telah terlebih dulu membukukan kemenangan 3-1 (22-25, 25-25-19, 25-18, 25-23) atas India pada laga sebelumnya.

Sejak dimulai, Kazakhtan yang dimotori oleh Kapten tim Marat Imangaliyev itu tampil mendominasi pertandingan sejak set pertama hingga set kedua. Namun, mereka mulai kehilangan ritme permainan pada pertengahan set ketiga.

Setelah sempat tertinggal 9-10, Imangaliyev dan kawan-kawan mulai banyak melakukan kesalahan sehingga kerjasama tim yang awalnya terjalin rapi, sedikit demi sedikit mulai dapat ditembus oleh tim Kuwait yang memetik set poin pertamanya saat kedudukan 24-18.

Namun, semangat yang ditunjukkan pemain Kazakhtan tidak mudah kendur. Dmitry Gorbatkov pun menyumbang tujuh poin dari servisnya untuk menyamakan kedudukan menjadi 24-24.

Meski sempat kembali unggul 25-24, Kuwait tidak mampu meneruskan momentum untuk memetik kemenangan, sehingga Nariman Suleymenov pun dapat memastikan kemenangan Kazakhtan melalui smash kerasnya.

Pelatih kepala Kazakhtan Viktor Zhuravlev mengatakan bahwa pertandingan tersebut baru pertandingan pertama bagi timnya dan selanjutnya akan digunakan sebagai tolok ukur untuk pertandingan berikutnya.

"Pada set ketiga pertandingan memang berlangsung ketat, tetapi kami bisa bertahan," katanya.

Hal senada juga diungkapkan Imangaliyev yang menyatakan bahwa waktu istirahat antara kedatangan mereka di Jakarta (pada 29 Agustus) dengan pertandingan sangatlah sempit, sehingga banyak rekannya yang berada dalam kondisi yang kurang fit.

Sementara itu, pelatih kepala Kuwait Begic Senad menyatakan, anak asuhnya tampil di bawah performa mereka yang sesungguhnya.

"Pada dua set awal, mereka hanya bermain baik untuk beberapa saat. Pada set ketiga, kami memiliki kesempatan, tetapi tidak bisa menyelesaikannya," kata Zhuravlev.

Menurut Senad, Kuwait tampil di kejuaraan tersebut tanpa memasang target juara, tetapi untuk meraup sebanyak mungkin pengalaman, sehingga lima anggota tim mereka yang tampil di kejuaraan tersebut adalah pemain junior.

Kapten tim Khaled Aldewaissan mengatakan, kurangnya pengalaman merupakan salah satu faktor kekalahan mereka dalam pertandingan itu.

Pancaran optimisme keluar dari pernyataan pelatih Kazakhtan yang merasa anak asuhnya mampu lolos ke delapan besar dari persaingan ketat di Grup D yang diisi oleh tim-tim tangguh, seperti Australia dan India.

"Kami akan terus berusaha bermain lebih baik daripada penampilan pertama kami. Kami harus tampil lebih menyerang," kata Zhuravlev.

Menurut dia, semua tim di Grup D adalah pesaing berat sehingga mereka tidak akan meremehkan seluruh tim yang akan mereka hadapi di penyisihan grup itu.

"Tetapi, kami merasa yakin dapat lolos dari Grup D karena kami adalah tim yang tangguh," tegasnya.

Pada pertandingan berikutnya, Kazakhtan akan bertemu dengan India yang menyerah dari Australia pada pertandingan pertama, sedang Kuwait menghadapi Australia yang baru saja tampil sebagai juara Commonwealth Championships ke-2 di Kalkuta, India pada awal Agustus.

sumber: KapanLagi.com