Taiwan Akhirnya Gulung Qatar
Written by benny   
Sunday, 02 September 2007
Kapanlagi.com - Taiwan melalui pertarungan ketat akhirnya mengakhiri perlawanan Qatar, semifinalis Asian Games 2006, dengan skor 3-1 (25-19, 28-30, 26-24, 25-21) pada pertandingan pertama Kejuaraan Bola Voli Asia Putra ke-14 Pool A di Istora Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat. Qatar yang tertinggal 19-25 pada set pertama berhasil bangkit untuk menyamakan kedudukan 1-1 melalui pertarungan ketat yang berakhir dengan 30-28 untuk kemenangan negara Timur Tengah yang hanya berpenduduk 800.000 jiwa itu.

Pada set ketiga, kembali terjadi drama yang menegangkan ketika kedua tim saling mengejar angka dengan selisih tidak pernah melebihi satu angka.

Taiwan dengan susah payah berhasil mengungguli lawan dengan skor tipis 25-2 dan akhirnya menutup set ketiga dan unggul 2-1 ketika Ibrahim dinyatakan wasit menyentuh net saat melakukan blok saat kedudukan 24-25 untuk Taiwan.

Set keempat menjadi titik balik kemenangan Taiwan ketika dari kondisi tertinggal 3-5, secara perlahan kemudian membalikkan keadaan dan memimpin 18-15 berkat perolehan tiga angka secara beruntun.

Melalui smes-smes keras pemain Tsung Hao Chao yang mempunyai tinggi badan 202cm, Taiwan melaju dan tidak tertahankan lagi untuk meraih kemenangan dengan skor akhir 25-21.

Dengan kemenangan tersebut, Taiwan berpeluang lebih besar untuk lolos ke babak delapan besar karena mendapat lawan yang cenderung ringan pada pertandingan terakhir, Minggu (2/9), yaitu Maladewa, tim yang baru pertama kali tampil di pentas Kejuaraan Asia.

"Kami sangat gembira dengan kemenangan pertama ini karena Qatar adalah salah satu lawan tangguh untuk tingkat Asia," kata manajer Taiwan Wang Kuei Cing kepada wartawan usai pertandingan.

Meski lawan yang akan dihadapi pada pertandingan diatas kertas lebih lemah dibanding Qatar, pelatih kepala Chen Chun Liang menegaskan bahwa mereka tetap akan menurunkan tim terbaik.

"Kami tetap akan menurunkan susunan pemain terbaik kami menghadapi Maladewa karena kami harus memetik kemenangan jika ingin lolos ke babak berikutnya," kata Chen.

Sementara itu pelatih Qatar, Igor Arbutina mengatakan bahwa ia tidak menyalahkan para pemainnya atas kekalahan tersebut karena Taiwan memang bermain lebih baik.

"Kami berhasil menghadirkan drama pada pertandingan tersebut, terutama pada kedua dan ketiga ketika terjadi pertarungan dengan angka sangat ketat. Saya tidak menyalahkan pemain atas kekalahan ini karena mereka sudah tampil maksimal," kata Igor.

Pelatih asal Kroasia itu mengakui bahwa kekalahan tersebut membuat peluang timnya bertambah berat.

"Peluang kami tidak saja ditentukan ketika menghadapi Maladewa, tapi juga ditentukan oleh hasil pertandingan lainnya, yaitu Taiwan menghadapi Maladewa," katanya.

Pada pertandingan lainnya di Stadion Tenis Tertutup, Tim bola voli Kazakhtan menyusul langkah gemilang Australia memetik kemenangan pertama mereka.

Tim dari negara pecahan Uni Soviet itu memetik kemenangan telak 3-0 (25-19, 25-16, 27-25) atas Kuwait, sedang Australia telah terlebih dulu membukukan kemenangan 3-1 (22-25, 25-25-19, 25-18, 25-23) atas India pada laga sebelumnya.

Pertandingan terakhir yang berlangsung di Istora, akan mempertemukan Thailand dan Sri Lanka yang berada di Pool C.

sumber: KapanLagi.com