Skip to content

martoloyo simbah

Narrow screen resolution Wide screen resolution Increase font size Decrease font size Default font size    Default color brown color green color red color blue color
You are here: Beranda arrow Berita arrow Profil Pemain arrow Fitri Atlet Voli Pantai Ingin Jadi Notaris
Skip to content

Login Form






Lost Password?

Visitors Counter Since 4 Feb 2012

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday1437
mod_vvisit_counterYesterday1503
mod_vvisit_counterThis week8453
mod_vvisit_counterThis month38805
mod_vvisit_counterAll7004155

sloganvoli.jpg

Fitri Atlet Voli Pantai Ingin Jadi Notaris PDF Print E-mail
Written by Esti Fauziah   
Thursday, 17 November 2011

BUKAN tidak yakin dengan profesi atlet, tapi tak salah juga jika menyiapkan diri dalam menggapai dunia lain demi masa depan yang lebih baik. Karena itu, kuliah adalah pilihan terbaik yang diyakini atlet nasional voli pantai, Fitri Wijayanti.


Fitri, begitu atlet nasional voli pantai ini biasa disapa, tengah berjuang untuk Merah Putih di pentas SEA Games 2011. Fitri pun menjadi perhatian penonton saat dia bersama rekannya Efa bertanding melawan Malaysia, Teck Hua/Shun Thing, kemarin.

Sayang, Fitri/Efa harus mengakui ketangguhan Malaysia yang mengalahkan mereka langsung 2-0 di babak kualifikasi. Tapi tak mengapa, peluang untuk meraih medali di cabang voli panti putri masih terbuka karena di klasemen peringkat Fitri/Efa berada di posisi ketiga, dan masih harus berlaga melawan pemain lain sesuai hasil drawing. “Kami masih optimis bisa meraih medali,” kata Fitri seusai pertandingan.

Pilihan Fitri tak sembarangan. Dia memilih jurusan hukum perdata karena dia punya cita-cita ingin meniti karir sebagai notaris. “Saya milihat peluang notaris masih menjanjikan,” kata anak pertama dari dua bersaudara itu.

Ayahnya Sarmanto, serta ibunya Sumini yang masih tinggal di Wonogiri, Jawa Timur, sangat mendukung Fitri sebagai atlet maupun sebagai mahasiswi. “Orangtua saya mendukung saya penuh, baik atlet maupun kuliah di hukum perdata,” kata Fitri.

Hanya saja, kata Fitri, sebagai seorang atlet tugas belajar selalu terkorbankan, seperti saat membela Indonesia di SEA Games 2011. “Kalau kuliah di negeri bisa repot saya, nanti kuliahnya bisa tapi nggak lulus-lulus, rugi saya,” kata Fitri yang mengaku memilih kuliah di swasta meski sebagai atlet nasional sebenarnya mendapat dispensasi untuk bisa kuliah di universitas negeri.

Bola voli pantai memang bukan dunia baru bagi mahasiswi Universitas 17 Agustus Semarang itu. Sejak duduk di bangku SMP, dia sudah bolak-balik ke lapangan bola voli, berlatih dan terus berlatih.

Lo, mengapa menjadi atlet voli pantai? “Pada dasarnya semua alet voli pantai berasal dari voli indor,” kata Fitri.

Dan, pada 2005 Fitri pun masuk sekolah atlet di Ragunan Jakarta Selatan. Kesempatannya untuk lebih mengembangkan diri sebagai pemain bola voli, semakin besar hingga akhirnya menjadi atlet nasional yang membela Merah Putih di berbagai event, seperti SEA Games.(ian/hasby/b)

http://www.poskota.co.id

Last Updated ( Thursday, 17 November 2011 )
 
< Prev   Next >
Top .clearfix { display: inline-block;} !-- BEGIN: SPOTLIGHT -- 1); /*screen tool*/ ??php if ( mosCountModules( 'left' ) || ($subnav) ) { ? !-- BEGIN: LEFT SIDE --Contentja-cert src=