Nurul Ingin Berangkatkan Orangtua Naik Haji
Written by uyiek   
Friday, 17 December 2010
Mungkin belum banyak orang mengenal sepak terjang Nurul Sagita di kancah bola voli putri Indonesia. Namun, Nurul rupanya punya keinginan serta tekad yang mulia ingin membahagiakan kedua orang tuanya (ortu).

Ya, selain berusaha mempersembahkan prestasi terbaik untuk klub dan Indonesia, Nurul juga punya tekad ingin memberangkatkan ayahnya, Siggit Roskinaryohadi dan Ibunya, Sarni, naik haji.

Di usianya yang baru menginjak angka 16, tidak banyak gadis remaja yang punya keinginan mulia seperti Nurul. Maklum, dalam pergaulan di era sekarang , banyak gadis seusianya justru ingin merasakan kebebasan dan menghindari kekangan orangtua. Namun, pemikiran yang dimiliki Nurul sungguh berbeda dengan apa yang dimiliki  gadis remaja seusianya.

“Keinginan dan tekad terbesar dalam hidup saya adalah bisa membahagiakan kedua orang tua saya dengan memberangkatkan mereka ke Mekkah. Jika itu sudah bisa saya lakukan, saya merasa sangat bangga.

Semua itu tentunya tidak akan bisa saya lakukan tanpa adanya usaha keras serta dukungan mereka. Untuk itu, saya ingin mempersembahkan banyak prestasi, baik bagi klub atau daerah saya,” tambah Nurul yang mewakili tim DKI Jakarta pada Kejurnas voli indor di Padepokan Voli, Sentul beberapa waktu yang lalu.

Jadwal latihan Nurul sendiri, diakui tidak pernah menggangu sekolah gadis yang duduk di bangku kelas 2 SMA tersebut. “Kalau latihan kan sudah disesuaikan dengan jam sekolah saya. Jadi selama ini tidak ada jadwal latihan yang menganggu kesibukan saya di sekolah dari jam 8 pagi hingga jam 12 siang. Saya bisa latihan jam 5 sampai jam 7.30 pagi sebelum masuk seklolah atau jam 13.30 siang setelah pulang sekolah. Sisanya saya gunakan untuk istirahat, main atau pun membaca,” jelas gadis yang juga gemar membaca novel dan buku pelajaran itu.

Uniknya, Nurul sebenarnya pernah punya keinginan menjadi atlet bulutangkis sebelum akhirnya beralih ke cabang olahraga Voli di usai 12. Dipilihnya olahraga Voli juga tidak terlepas dari dukungan kedua orang tuanya, sebelum akhirnya ia bergabung bersama klub asal DKI Jakarta, JVC.

“Awalnya saya memang punya cita-cita ingin menjadi atlet bulutangkis dan menggeluti olahraga itu sejak kelas 4 SD sampai 1 SMP. Tapi karena tidak banyak prestasi yang bisa saya berikan di cabang olahraga itu, saya kemudian beralih,” aku Nurul sambil tersenyum.

“Saat saya mulai menggeluti voli sejak kelas 2 SMP, saya bahkan tidak tahu bagaiamana cara servis ataupun smash. Tapi perlahan-lahan, saya mulai terbiasa dan bisa sampai seperti saat ini,” tambah Nurul yang biasa di posisikan pelatih kepala tim DKI Jakarta, Muhammad Budi Rela sebagai Open Spike.

Sejak menggeluti Voli di usia 12 tahun, rasa kebanggan pun mulai menghinggapi Nurul saat berhasil menyumbang perak untuk tim nasional Indonesia di ajang Asian School 2009 dan 2010. “Itu salah satu event yang membanggakan dan belum bisa saya lupakan hingga saat ini. Selain bisa mewakili Indonesia, saya juga bisa mempersembahkan perak untuk Tanah Air di ajang Internasional tersebut,” kenang Nurul yang juga berharap bisa mewakili Indonesia dalam event-event yang lebih besar di masa mendatang.

Sayang, lantaran kurang memenuhi standar postur tubuh yang diinginkan dalam ajang SEA Games, Nurul akhirnya gagal mewakili Indonesia pada ajang yang menurut rencana bakal di gelar di dua Kota, yakni Palembang dan Jakarta, November 2011 mendatang. Pun demikian Nurul tidak kecewa dengan keputusan tersebut. “Tidak. saya tidak kecewa karena memang itu sudah menjadi standar mutlak para atlet untuk bisa mewakili Indonesia di ajang SEA Games 2011 mendatang,” jelas gadis yang memiliki tinggi 170 cm tersebut.

Pelatih kepala tim DKI Jakarta, Budi juga mengakui hal itu. “Ya, dia memang salah satu atlet yang tadinya akan mewakili Indonesia di ajang SEA Games, tapi karena para atlet yang bisa ikut harus memiliki tinggi minimal 173 cm, ia terpaksa tidak bisa ikut,” kata Budi yang juga mengaku bahwa bakat dan kualitas yangdimiliki Nurul tak kalah dengan para atlet yang membela Indonesia di SEA games mendatang.

Sumber : Pos Kota

Last Updated ( Friday, 17 December 2010 )